Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Informatika yang diikuti oleh 75 orang siswa SMA yang berasal dari perwakilan provinsi di seluruh Indonesia sukses diselenggarakan di kampus Universitas Islam Indonesia (UII). Even perlombaan tingkat nasional yang berlangsung dari tanggal 19-21 Mei 2015 ini diadakan di ruang CBT (Computer Based Test), Gedung D3 Ekonomi, kampus terpadu UII. Sebagai kampus yang dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggara, UII berharap dukungan ini dapat semakin mendorong pengembangan prestasi para siswa SMA yang menggeluti bidang sains informatika. Para pemenang olimpiade akan diikutkan sebagai wakil Indonesia dalam olimpiade di tingkat internasional.
Sebagaimana disampaikan oleh Wakil Rektor III UII, Dr. Abdul Jamil, SH, MH, menanggapi kesediaan UII ketika diberi kepercayaan sebagai penyelenggara olimpiade. “Kita mengharapkan UII dapat turut berkontribusi dalam mendukung even perlombaan positif yang mengasah bibit-bibit unggul siswa SMA se-Indonesia dalam bidang informatika”, terangnya kepada Humas UII di ruang kerjanya. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa kesempatan ini sangat baik untuk mengenalkan tentang kampus UII kepada para siswa SMA peserta olimpiade yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
“Dari segi kesiapan baik infrastruktur maupun SDM, UII memang sangat representatif untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan olimpiade. Saya lihat peserta ini adalah anak-anak pilihan yang berbakat sehingga akan sangat baik jika mereka juga bisa mengenal kampus kita”, jelasnya. Ke depan, Dr. Abdul Jamil berharap UII juga dapat mendukung penyelenggaraan olimpiade serupa di bidang-bidang lainnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penyelenggara OSN Informatika, Inggriani Liem turut mengapresiasi kesiapan dan keramahan UII dalam memfasilitasi pelaksanaan olimpiade. “Terimakasih kepada teman-teman dari UII yang dengan sigap dan ramah membantu kami menyelenggarakan olimpiade sehingga dapat berjalan dengan baik”, ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa OSN Bidang Informatika yang di tahun ini menginjak tahun ke-27 merupakan kelanjutan dari olimpiade serupa yang digelar secara berjenjang mulai dari level sekolah, kabupaten, dan provinsi di seluruh wilayah Indonesia. Soal yang harus diselesaikan peserta berupa persoalan algoritmik dalam bentuk cerita yang harus dicari solusinya dengan membuat program.
“Para peserta disaring secara ketat di berbagai level olimpiade hingga sampai ke tingkat nasional. Pemenang OSN ini akan mengikuti seleksi lanjut dalam tahap pelatnas yang diproyeksikan mewakili nama Indonesia dalam olimpiade di tingkat dunia”, jelas wanita yang berprofesi sebagai dosen asal ITB tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar